HALALNYA ZINA

Dari Abu Malik Al-Asy’ari, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sungguh akan ada sebagian umatku yang akan menghalalkan perzinaan, sutra, khamr, dan musik. Sungguh, akan ada orang-orang yang mendatangi para pembesar, mereka datang kepada para pembesar itu pada sore hari dengan membawa binatang ternak, mereka didatangi oleh orang miskin  untuk satu kebutuhan, lantas mereka berkata, “Kembalilah kepada kami besok!”, kemudian Allah menurunkan siksa kepada mereka pada malam hari, menistakan para pembesar itu, dan mengubah wajah orang-orang lain menjadi kera dan babi hingga Hari Kiamat” HR. Shahih Bukhari

Kali ini saya akan menulis beberapa pikiran tentang halalnya zina pada zaman sekarang. Definisi zina disini adalah zina dalam artian yang sangat luas. Zina yang penulis disini kemukakan adalah (maraknya pacaran, bahkan PS via hape).

Lihatlah di semua sudut kota di Indonesia raya khususnya, setiap malam, lebih-lebih pada malam minggu, muda-mudi berduaan tiada lagi yang melarang. Yang lebih mengherankan lagi tak jarang pasangan muda-mudi itu yang berani melakukan hal senonoh di muka umum (ciuman, pelukan).

Penulis mengatakan halal, karena penguasa dalam hal ini (pemerintah kab/kota) tidak mempunyai aturan/larangan kepada mereka, malah berkesan membolehkan, dan memberi ruang bagi mereka untuk melakukan perzinaan. Contoh didirikan banyak taman-taman, yang disitu tempat paling cocok untuk berduaan. Dimanakah letak kepedulian pemerintah, dalam hal ini (tidak ada lagi yang menjaga akhlak) yang ada cuma menjaga ketertiban, dan keindahan, akhlak sudah tidak lagi menjadi penting.

Lain dari hal ini, penyedia layanan telpon, semakin menggila dengan tarif mereka. Tarif gratis telpon malem setelah jam 12 mengalahkan janji Alloh akan surga akhirat yang kekal dan abadi. Banyak sekali kalangan muda-mudi bangun di tengah malam hanya untuk telpon pasangan mereka demi menggapai kenikmatan dunia yang sesaat. Cobalah tengok tarif-tarif telpon seluler sekarang ini, banyak yang mereka salah gunakan, dan tak sedikit yang memanfaatkan tarif nelpon gratis untuk melakukan PS (phone sex, ini adalah zina). Tak ada larangan dari pemerintah maka penulis mengambil kesimpulan sudah halalnya zina.

2 Tanggapan to “HALALNYA ZINA”

  1. M. Mahmudin Says:

    makanya kita perlu pemerintahan yang berlandaskan pada syariat islam, dan syariat islam tidak mungkin terap dalam demokrasi, Syariat islam hanya singkron dalam Khilafah. untuk itu berjuang menegakkan Khilafah Menjadi kemestian.

  2. PEBRIANTO Says:

    Syukron kawan ana bagi2kan ma temen temen ya
    (^_^)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: