Terapi Payudara

Salah satu keindahan wanita yang diberikan Tuhan adalah payudara. Bila ukurannya tidak sempurna atau tidak sesuai dengan bentuk tubuh, tentu saja akan mengurangi keindahannya dan menimbulkan rasa kurang percaya diri. Banyak cara yag dapat dilakukan untuk memperoleh payudara yang sempurna, salah satunya dengan bust pumping theraphy. Seperti apakah bust pumping therapy ini dilakukan?

Payudara merupakan simbol feminitas dan menjadi daya tarik utama bagi seorang wanita. Wanita akan terlihat seksi karena payudaranya yang indah. Karena itu, payudara yang indah menjadi impian kebanykan perempuan. Payudara yang indah adalah payudara yang ukuran, bentuk, kekencangan serta teksturnya proporsional dan bagus, serta sesuai dengan bentuk tubuh. Tak jarang payudara yang tak kencang atau kendor dikonotasikan dengan kesan negatif atau miring. Karena itu, jagalah payudara Anda agar tetap kencang.

“Payudara yang indah adalah yang bentuknya seperti buah apel yang bulat, sedangkan bentuk yang salah adalah seperti buah pepaya yang menjuntai ke bawah,” jelas Juliana Yu, Cosmetologist dari House of Skinovation.

Payudara merupakan sekumpulan kelenjar lemak dan jaringan penghubung yang memadukan kelenjar pada otot dada serta menopang payudara. Masa pertumbuhan di mana payudara akan mengalami pembesaran dan pengencangan adalah pada usia 10-18 tahun dan akan terhenti setelah tumbuh menjadi wanita dewasa. Pertumbuhan yang pesat pada payudara dialami pada saat remaja atau masa pubertas. Kemudian payudara akan membesar pada saat masa kehamilan, di mana kelenjar susu yang akan aktif bekerja selama masa kehamilan.

Ukuran dan bentuk payudara masing-masing perempuan boleh tak sama. “Bentuk payudara yang indah itu tergantung dari bentuk tubuh masing-masing orang,” terang Juliana. Meski demikian, perempuan tentu ingin memiliki payudara yang senantiasa kencang dan indah. Untuk memperolehnya, banyak cara yang dilakukan oleh setiap empunya, mulai dengan cara operasi yang beresiko hingga cara-cara tradisional. Kini ada cara baru yang dapat Anda lakukan untuk memperoleh payudara yang mantap tanpa operasi, yaitu bust pumping therapy.

Bust pumping therapy merupakan terobosan baru dari Jepang yang berfungsi untuk membentuk serta mengisi jaringan kolagen di dalam payudara dengan bantuan bust serum yang mengandung essensial oil yang akan menstimulasi kelenjar homone prolactin untuk berkembang dan memproduksi lebih banyak jaringan susu, sehingga payudara akan menjadi lebih besar. Di samping itu, juga membantu supaya payudara terhindar dari yang namanya selulit yang diakibatkan kehamilan.

“Fungsi bust pumping therapy mengisi payudara yang sudah mempunyai problem yaitu hampir seluruhnya turun dan melember ke kiri-kanan,” tambahnya.

Sekedar informasi, payudara yang bentuknya sudah tak sempurna adalah yang bagian atasnya kopong atau tak terisi. Percuma jika Anda menggunakan bra untuk menutupi bentuknya karena itu sama saja palsu. Sebaiknya tangani segera untuk mengembalikan kesempurnaan bentuknya yang berisi dan padat. Tetapi untuk mempertahankan kecantikan payudara, memang tidak mudah karena kulit payudara cenderung lebih tipis dan lembut daripada bagian tubuh lainnya. Kulit seputar puting susu juga lebih sensitif karena terdapat syaraf di bawahnya.

Bust pumping therapy sendiri bukanlah operasi. Bukan dengan penyuntikan atau transfering lemak dari perut ke payudara, tapi merangsang dirinya sendiri untuk mengeluarkan kolagen. Lantas, bagaimana cara perawatan dengan bust pumping therapy? Juliana menjelaskan bahwa sebelum perawatan, pasien biasanya diminta riwayat payudaranya, apakah pernah mengalami operasi karena tumor atau kanker. Karena bust pumping therapy tak dianjurkan bagi pasien yang mempunyai track record tumor ataupun cancer.

Untuk perawatan sendiri, pertama-tama payudara diukur terlebih dahulu posisinya ada di mana agar dapat dilihat bagaimana perkembangannya setelah perawatan. Kemudian dilakukan pengompresan dengan handuk hangat yang bertujuan untuk persiapan perawatan. Setelah itu, payudara dibersihkan dengan menggunakan ginseng cleansing milk sambil dilakukan massage ringan, kemudian payudara dioleskan serum dan massage khusus yang gerakannya sesuai dengan arah jarum jam dan gerakan membuang ke arah keluar sampai dirasakan efek hangat pada payudara.

Langkah selanjutnya, seluruh payudara dioleskan masker, tetapi harus menghindari daerah nipple. Tunggu hingga 25 menit, maka akan dilakukan gerakan stimulasi atau rangsangan terhadap kelenjar prolaktin dengan menggunakan micro current yang bertugar menggerakan kolagen pada saat yang bersamaan selama kurang lebih sepuluh menit. Setelah itu, seluruh bagian payudara akan dioleskan bust gel yang mempunyai peranan penting terhadap posisi payudara agar dapat berdiri tegak dan siap beraktifitas kembali.

Perawatan ini akan memakan waktu sekitar satu sampai satu setengah jam dan hasilnya dapat langsung dirasakan sejak pertama kali perawatan, di mana pasien akan merasakan payudara berdiri tegak. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dianjurkan melakukan perawatan tujuh hingga delapan kali perawatan, maka pasien akan merasakan payudaranya membesar dan menjadi terbentuk. Setelah itu, pasien akan dianjurkan untuk melakukan pemijatan ringan menggunakan essential oil.

Juliana menyarankan saat tidur, sebaiknya Anda menanggalkan bra yang telah digunakan seharian. Karena saat tidur, seluruh organ dalam tubuh kita bekerja. Selain itu juga agar peredaran darah di payudara bisa lancar.

“Bust pumping therapy tidak menimbulkan rasa sakit serta reaksi yang ditimbulkan adalah normal dan tidak berbahaya. Oleh karena itu, bust pumping therapy sangat aman untuk dilakukan setelah melahirkan agar cepat kembali pada bentuk semula. Kalau sudah kelamaan pasti semakin lebar,” terang Juliana.

Perawatan dapat dilakukan setiap satu atau dua minggu sekali. Pasien juga tak perlu melakukan pantangan selama perawatan. Untuk melakukan bust pumping therapy, Anda harus mengeluarkan biaya berkisar Rp850 ribu.
(Genie/Genie/tty)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: