Saya menggunakan Sistem Operasi Windows XP home edition dengan prosesor AMD Athlon 2000+, RAM DDR256, hardisk 40 GB 5400 rpm, VGA 64M. benar-benar sebuah paket yang pas-pasan untuk bermain web dan grafis, apalagi kena bottleneck di hardisk 5400 rpmnya (kenapa dulu aku ngga beli yang 7200 rpm yah ,… ). Mau ngga mau aku harus menyetting komputerku pada kondisi teroptimal supaya bisa memenuhi kabutuhanku. Nah beberapa yang saya lakukan,

Perhatian: tweaking ini tentu saja hanya beraku untuk Sistem Operasi windows xp.
1. Hardisk dengan kapasitas 40 GB aku buat 3 partisi dengan kapasitas masing-masing sebagai berikut: C=10 GB, D=29 GB, E=1 GB. Kenapa saya menambahkan 1 partisi sebesar 1 GB? Yaa untuk tempat virtual memorynya. Nanti akan saya terangkan ketika kita udah masuk ke tweaking windownya.
2. Saya matikan apa yang mereka sebut dengan “System Restore” sebuah fasilitas dari windows untuk “menormalkan” kembali windows apabila terjadi kerusakan dengan jalan mengembalikan semua settingan window ke kondisi yang tersimpan oleh fasilitas ini. Dari fungsinya tentu saja akan membuat windows bekerja lebih “giat” untuk menyimpan kondisi2 tertentu supaya nantinya bisa digunakan untuk patokan pengembalian settingannya. Silahkan buka control panel anda kemudian pilih system maka jendela system akan keluar. Pada jendela system anda lihat beberapa tab, pilih yang System Restore. Sekarang anda bisa mematikan system restore dengan mengklik checkbox dengan keterangan Turn off system restore on all drive. Trus silahkan di Apply, atau nanti juga boleh…
3. Automatic Update?? NO WAY !!! Silahkan klik tab “automatic Update” dan kemudian ikuti instruksi di tab itu untuk mematikannya. Automatic update merupakan fasilitas yang berguna untuk mengautomatisasikan proses pembaruan website anda dengan mengkoneksikan computer kita dengan servernya Microsoft untuk kemudian secara otomatis mendownload dan mengaplikasikan file2 untuk mengupdate. Ow,… saya tak memerlukan fasilitas ini. Biarlah otak computer saya tak terlalu terbebani dangan hal-hal semacam itu,… kasihan 
4. Anda suka dengan tampilan default window? Saya sudah bosan dengan animasi dan grafis semacam itu. Saya tidak perlu mempunyai operating system yang penuh dengan kerlap-kerlip. Maka dari itu, masih di dalam jendela system, saya klik tab performance kemudian memilih tombol setting pada frame performance (frame paling atas). Setelah itu akan muncul jendela baru, silahkan pilih “adjust for best performance”. Eit,… jangan keburu diOK dulu, di jendela itu klik tab advanced kemudian klik tombol change pada frame virtual memory. Nah disitu akan tertampil 3 partisi yang kita buat. Silahkan mematikan paging file dari drive C dan D dengan mengklik terlebih dahulu pada list kemudian klik radiobutton “no paging file” kemudian klik set. Lakukan ini untuk drive C dan D, kemudian untuk E yang berkapasitas 1 giga kita buat sebagai tempat paging file kita. Klik pada list (bagian drive E) kemudian klik pada “system managed size”, kemudian klik tombol set. Setelah itu klik OK-OK terus sampai ada pesan untuk direstart. Dan sebaiknya jangan direstart dahulu karena ada sedikit perubahan registri yang akan kita lakukan.
Windows akan menggunakan kapasitas dari hardisk untuk mendukung memory fisik, jadi dengan membuat drive sendiri untuk tempat virtual memory,… pasti akan lebih mempercepat kinerjanya.
5. Ketika anda mengklik start menu akan terasa ada semacam delay ketika kita berpindah antar menunya. Nah akan terasa sangat menjengkelkan bukan untuk menunggu sub menu muncul. Kita lakukan sedikit modifikasi pada registrinya. klik run kemudian ketik regedit. Klik OK. Akan muncul jendela registry. klik HKEY_CURRENT_USER > control panel > Desktop. Kemudian cari MenuShowDelay dan ubah propertinya menjadi 0. Tutup jendela registry anda kemudian restart

Nah coba anda rasakan perbedaanya, mungkin akan sangat sulit merasakan perbedaannya jika computer anda sangat cepat, tapi inilah beberapa cara yang saya gunakan untuk meningkatkan kecepatan windows saya